body{display:block; -khtml-user-select:none; -webkit-user-select:none; -moz-user-select:none; -ms-user-select:none; -o-user-select:none; user-select:none; unselectable:on;}

Senin, 18 September 2017

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 3D DALAM PERFILMAN

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI 3D DALAM PERFILMAN

Perkembangan teknologi 3D

Desain pemodelan grafik adalah proses untuk menghasilkan citra suatu objek baik dalam 3D maupun 2D, dengan tujuan untuk memahami desain grafis sebagai alat penyampai pesan yang estetis, komunikasi dan efisien dalam konteks media sehingga pada kenyataannya dapat diterapkan untuk berbagai bidang diantaranya adalah seni, kewirausahaan, marketing, dan advertising. Kegiatan yang biasanya berkaitan dengan grafik komputer adalah pemodelan geometris, rendering, animasi, graphic library/package, application program, dan citra.

Saat ini, komputer grafis menghasilkan segala sesuatu yang banyak berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan kita sehari-hari. Citra komputer grafik dapat ditemukan di televisi, di koran, film dsb. Seperti misalnya dalam laporan cuaca  atau dalam semua jenis penyelidikan medis dan prosedur operasi.  Grafis yang dibuat dengan baik dapat mepresentasikan hal yang terlihat sulit menjadi suatu hal yang mudah dan dapat mudah dipahami. Grafik juga dapat digunakan dalam media seperti laporan,thesis,serta tugas-tugas makalah. Untuk mendukung perkembangan ini telah banyak perangkat lunak yang diciptakan untuk mendukung kinerja dari komputer grafis. Perangkat-perankat lunak tersebut dapat dikategorikan menjadi 3, yaitu: untuk 2D, 3D, dan animasi grafis. Karena teknologi berkembang pesat kebanyakan digunakan adalah perangkat 3D ,tetapi tidak sedikit yang masih menggunakan perangkat komputer grafis  2D. Oleh karena itu Komputer Grafis telah muncul sebagai sub-bidang  ilmu komputer yang mempelajari metode untuk mensintesis digital dan memanipulasi konten visual.

Grafik komputer 3D merupakan bentuk dari benda yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. perbedaan dengan grafik 2D pada pemodelan 3D memiliki 3 titik kordinat yakni titik x, y, dan z. Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D. Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). pemodelan ini juga berfungsi untuk menampilkan efek realistis pada video maupun game. Grafik 3D merupakan perkembangan dari grafik 2D. Didalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Suatu objek rangka 3D apabila disinari dari arah tertentu akan membentuk bayangan pada permukaan gambar. Proses pembuatan grafik komputer 3D dapat dibagi ke dalam tiga fase, yaitu 3D modeling yang mendeskripsikan bentuk dari sebuah objek, layout dan animation yang mendeskripsikan gerakan dan tata letak sebuah objek, dan 3D rendering yang memproduksi image dari objek tersebut.  Berikut perkembangan teknologi pada pemodelan grafis 3d.
  • Awal tahun 60-an dimulainya model animasi dengan menampilkan simulasi efek fisik .
  • 1961 : Edward Zajac menyajikan suatu model simulasi satelit dengan menggunakan   teknologi Grafik Komputer .
  • 1963 : Alat untuk menampilkan Calligraphic (vector), Mouse oleh Douglas Englebert .1970 : Pierre B´eezier mengembangkan kurva B´eezier .
  • 1972 : ditayangkannya filmWestworld, sebagai film pertama yang menggunakan animasi komputer .
  • 1974 : Ed Catmull mengembangkan z-buffer (Utah). Komputer animasi pendek, Hunger:Keyframe animation and morphing.
  • 1976 : Jim Blinn mengembangkan texture dan bump mapping.
  • 1977 : Film terkenal Star Wars menggunakan grafik komputer • Pertengahan tahun 70-an hingga 80-an: Pengembangan Quest for realism radiosity sebagai main-stream aplikasi realtime.
  • 1982 : Pengembangan teknologi grafik komputer untuk menampilkan partikel
  • 1984 : Grafik Komputer digunakan untuk menggantikan model fisik pada film The Last Star Fighter
  • 1986 Pertama kalinya Film hasil produksi grafik komputer dijadikan sebagai nominasi dalam Academy Award: Luxo Jr. (Pixar).
  • 1995 : Diproduksi fillm Toy Story (Pixar dan Disney) sebagai film 3D animasi panjang pertama.
  • Akhir tahun 90-an: Ditemukannya teknologi visualisasi interaktif untuk ilmu pengetahuan dan kedokteran, artistic rendering, image based rendering, path tracing, photon maps, dll.
  • Tahun 2000 ditemukannya teknologi perangkat keras untuk real-time photorealistic rendering. 
Sampai sekarang perkembangan teknologi 3D masih terus berlangsung dengan sejalannya tekonologi modern yang ada, hingga saat ini film film 3D sudah semakin banyak dan semakin canggih dan sudah ada teknologi lagi yaitu 4D,dan semakin canggihnya teknologi membuat 3D di padukan dengan kehidupan di sekitar kita.

Pengertian CGI (Computer Graphic Image)
Computer-generated image (juga dikenal sebagai CGI) adalah penerapan bidang komputer grafis, atau lebih khusus, grafis 3D komputer untuk efek khusus dalam film, program televisi, commercials, simulators dan simulasi umumnya, dan media cetak. Video game biasanya menggunakan real-time komputer grafis (jarang disebut sebagai CGI), tetapi juga termasuk pra-diberikan “memotong adegan” dan intro film yang dimana itu akan menjadi ciri khas aplikasi CGI. Ini kadang-kadang disebut sebagai FMV (Full motion video).

CGI digunakan untuk efek visual komputer karena efek yang dihasilkan akan lebih terkontrol dibandingkan lainnya berdasarkan proses fisik, seperti membangun miniatur untuk efek gambar atau mempekerjakan tambahan untuk adegan keramaian, dan karena itu memungkinkan penciptaan gambar yang tidak layak menggunakan teknologi lain. Hal ini dapat juga mengizinkan seorang seniman atau produser untuk menghasilkan konten tanpa menggunakan aktor, pelayanan yang mahal.
Komputer seperti perangkat lunak 3ds Max, dan open source Blender, LightWave 3D, dan Maya Softimage AutoDesk digunakan untuk membuat gambar yang dihasilkan komputer untuk film, dll. Penerimaan software CGI dan peningkatan kecepatan komputer telah diizinkan seseorang dan perusahaan-perusahaan kecil untuk menghasilkan sebuah profesional grade film, permainan, dan seni rupa dari rumah komputer. Hal ini yang telah membawa tentang Internet subkultur dari CGI itu sendiri dengan set global selebriti, clichés, teknis dan kosa kata.

Manfaat CGI (Computer Generated Image) terhadap Film
CGI dipergunakan dalam film-film, program-program televisi dan iklan-iklan, dan dalam media cetak. Teknik animasi berbasis 2D pun mempunyai saingan, yakni teknik animasi dengan basis 3D. Film-film animasi dengan 3D mempunyai keunggulan yang lebih dibandingkan dengan 2D. Teknik modern ini menjadikan film-film animasi kartun lebih real, bernyawa dan lebih hidup tentunya. Dengan bantuan teknologi CGI (Computer Generated Imagery), film-film kartun terlihat lebih bernyawa dan nyata.

Teknik animasi 3D ini terlebih dahulu diproklamirkan oleh Pixar-Disney, lewat filmnya Toy Story. Sungguh brilian perusahaan yang satu ini, Pixar, pantas saja ia disebut sebagai pioner film animasi panjang yang seluruhnya dibuat oleh komputer. Menurut saya, Pixar membuat suatu resolusi baru terhadap perkembangan film kartun animasi dengan basis 3D. Terbukti, dengan film ini Pixar-Disney membawa pulang banyak penghargaan. Pixar-Disney pun langsung memanfaatkan kesempatan dengan menciptakan film-film kartun animasi berbasis 3D. Film-film yang mereka ciptakan pun membuat penonton terhipnotis oleh kedua perusahaan ini. Terhipnotis dengan kecanggihan animasi 3D, ide cerita, dan tentu saja ciri khas Pixar dalam mengemas film-filmnya. Perhatikan deh, sebelum film utama dimulai, Pixar selalu menampilkan film animasi pendek. Film-film pendek mereka juga dengan menggunakan teknik animasi 3D. Film pendek mereka sungguh lucu dan menggemaskan.

Melihat peluang bisnis ini, banyak perusahaan yang ikut mencoba jejak Pixar-Disney. Salah satunya ialah DreamWorks. Perusahaan ini sebelumnya sudah memiliki kemampuan animasi 3D, namun lebih banyak digunakan untuk mendukung pembuatan film-film non-animasi alias live-action. Hasilnya memang luar biasa. Lihat saja karakter dinosaurus dalam “Jurasic Park” atau beberapa karakter alien yang unik dalam “Men In Black”. Semuanya tampak unik, realistik, dan hidup. DreamWorks pun mencoba memberikan film animasi kartun 3D yang khas.

Untuk menciptakan watak-watak atau benda-benda pada sebuah komputer dengan animasi komputer 3D. Dengan menggabungkan 3D mencontoh benda-benda yang diprogramkan untuk gerak. Model-model dibuat keluar geometris puncak-puncak, wajah-wajah, dan pinggir-pinggir dalam satu sistem koordinat 3D. Benda-benda adalah memahat tanah liat asli yang banyak suka atau plester, bertolak dari bentuk-bentuk umum untuk detail-detail yang spesifik dengan bermacam-macam memahat alat-alat. Tulang / sistem kekar diatur sampai merusak bentuk lubang 3D (e.g, untuk membuat satu jalan model yang seperti manusia).

Dalam suatu proses dinamakan laberang, wayang golek maya diberikan pengendali-pengendali bermacam-macam dan tangkai-tangkai untuk gerakan pengendalian. Data semangat dapat diciptakan menggunakan pembekukan gerak, atau keyframing oleh seorang manusia animator, atau suatu kombinasi dua.

Model-model 3D memasang untuk semangat dapat mengandung ratusan poin-poin penguasaan – sebagai contoh, sifat “Woody” dalam film Pixar Toy Story, menggunakan 700 pengendali-pengendali semangat khusus. Irama dan Hues Studios sulit untuk dua tahun untuk membuat Aslan dalam film The Chronicles Narnia: Lion, Witch dan Wardrobe yang memperoleh sekitar 1851 pengatur, 742 dalam hanya muka saja. Dalam 2004 film The Day After Tomorrow, desainer-desainer harus desain memaksa cuaca ekstrem dengan pertolongan referensi-referensi video dan fakta-fakta yang berhubungan dengan meteorologi akurat. Untuk 2005 membuat lagi King Kong, aktor Andy Serkis biasanya membantu desainer-desainer menunjukkan dengan tepat lokasi utama gorila ini dalam foto-foto ini dan digunakan ekspresi-ekspresinya untuk memperagakan “manusiawi” sifat-sifat diatas makhluk. Serkis memiliki lebih awal memberikan suara dan prestasi untuk Gollum dalam Peter Jackson gusti trilogi Rings.

Akan tetapi tidak semua film ciptaan komputer berjalan mulus menjadi box office di pasaran. Contohnya, film yang dikembangkan dari sebuah game yaitu ”Final Fantasy: The Spirit Within” (2001). Meski terkenal sebagai film pertama yang menciptakan tokoh manusia dengan CGI, tapi pasar tak antusias menyambutnya. Tak heran bila setelah produksi ke-2 ”Final Flight of the Osiris” sebuah film pendek sebagai prolog film ”The Matrix Reloaded”, Square Pictures gulung tikar.


Pengembangan teknologi CGI terus dilaporkan setiap tahun pada konferensi tahunan SIGGRAPH mengenai komputer grafis dan teknik interaktif yang dihadiri oleh puluhan ribu profesional komputer. Di sini para tokoh di balik penciptaan animasi-animasi bertemu. Bukan hal yang tidak mungkin suatu hari kelak para animator Indonesia pun akan banyak berbicara di pentas dunia.